"Ada seorang gadis menyewa rumah bersebelahan dengan rumah seorang ibu miskin dengan 2 anak. Satu malam tiba-tiba mati lampu, dgn santunan cahaya handphone gadis itu ke dapur mau mengambil lilin, tiba-tiba ada yg mengetuk pintu.. Ternyata . . . . anak miskin yang disebelah rumahnya. Anak itu bertanya dengan risau : "Kakak, ada lilin tidak?" Gadis itu berfikir : JANGAN PINJAMKAN nanti jadi satu keb iasaan, maka si gadis menjawab : "TIDAK ADA!!" Lalu si anak miskin berkata riang: "Saya sudah duga abang tidak ada lilin, Ini ada 2 lilin aku bawakan untuk kakak. Kami bimbang alasannya yakni abang tinggal sendirian dan tidak ada lilin." Si gadis merasa bersalah, dalam linangan airmata, beliau memeluk anak kecil itu erat-erat. Pesan dongeng ini : Jangan menilai keburukan oranglain hanya alasannya yakni mereka MISKIN / TIDAK MAMPU. Ingat! kekayaan tidak bergantung seberapa banyak kita PUNYA, tetapi seberapa kita MAMPU untuk BERBAGI ...
Sama-sama terbuat dari kertas, sama-sama dicetak dan diedarkan oleh dan dari Bank Indonesia. Pada dikala bersamaan mereka keluar dan berpisah dari Bank dan beredar di masyarakat. Empat bulan kemudian mereka bertemu lagi secara tidak sengaja di dalam dompet seorang pemuda. Kemudian diantara kedua uang tersebut terjadilah percakapan, Rp.100.000 bertanya kepada yang Rp.1000 "kenapa tubuh kau begitu lusuk, kotor dan kedaluwarsa amis?" Dijawablah olehnya "karena saya begitu keluar dari Bank eksklusif ditangan orang-orang bawahan, dari tukang becak, tukang sayur, penjual ikan dan di tangan pengemis" Lalu Rp.1000 bertanya balik pd Rp.100.000 "kenapa kau kelihatan begitu baru, rapi dan masih bersih?" Dijawabnya "karena begitu saya keluar dari Bank, eksklusif disambut wanita anggun dan beredarnyapun di restauran mahal, di mall dan jg hotel-hotel berbintang serta keberadaanku selalu dijaga dan jarang keluar dari dompet" Lalu Rp.1000 be...
Pada kesenian laga banteng di Spanyol, para matador membentangkan kain merah (muleta) yang menciptakan seekor banteng murka dan menyeruduk muleta tersebut. Akan tetapi tahukah anda men gapa banteng murka dikala melihat warna merah ? Sebenarnya banteng dan binatang ternak lainnpun tidak sanggup melihat warna alasannya yaitu bura warna. Sebenarnya banteng tidak merasa terganggu terhadap warna dari muleta tersebut, melainkan gerakan sang matador yang memainkan muleta yang menciptakan si banteng tersebut merasa terganggu. Pada tahun 2007, Discovery Channel melaksanakan 3 eksperimen kepada seekor banteng. Pertama mereka menempatkan 3 bendera di depan banteng tersebut. Ketiga bendera berwarna merah, biru dan putih. Seketika si banteng pribadi menyeruduk ketiga bendera tersebut tanpa memperhatikan warna bendera. Selanjutnya mereka meletakkan 3 boneka dengan warna yang sama ibarat bendera yang tadi, dan si banteng pribadi murka dan menyeruduk habis ketiga boneka tersebut ...
Komentar
Posting Komentar